Mengenali Rasa, Memahami Komunikasi Paling Dasar

Jenis-jenis perasaan     :

  1. Perasaan Buruk

 Perasaan buruk biasa dikenal dengan bad feel adalah perasaan yang menimbulkan rasa kurang nyaman. Perasaan buruk bisa berupa iri, cemburu, marah, kecewa, sombong, kesal, gelisah, rendah diri, curiga, serakah, khawatir, paranoid, frustasi, bersalah.

Perasaan buruk seperti pintu yang menutup keajaiban datang pada manusia. Perasaan jenis ini menarik dengan cepat kejadian tak menguntungkan yang tak Anda sangka-sangka. Perasaan buruk merupakan alarm dalam diri Anda bahwa Anda sedang meluncur ke bawah memasuki zona kehidupan yang lebih rendah, kerugian, kerusakan, bila tidak segera dihentikan.

 Jenis2 perasaan buruk

Sedang (Mild)

Minder (unpopular), tak terdaftar (listless), moody, lethargic, malas (gloomy), dismal, discontented, capek, indifferent, ga yakin (unsure), tdk sabar (impatient), tergantung (dependent), ga penting (unimportant), menyesal (regretful), bashful, puzzled, self-conscious, edgy, sedih (upset), reluctant, timid, mixed-up, sullen, provoked

Moderate

Curiga (suspicious), envious, enmity, aversion, dejected, tdk bahagia (unhappy), bosan (bored), forlorn, kecewa (disappointed), wearied, inadequate, ineffectual, tak tertolong (helpless), resigned, apathetic, malu (shy), tdk nyaman (uncomfortable), baffled, confused, grogi (nervous), tempted, tense, khawatir (worried), perplexed, bermasalah (troubled), disdainful, contemptuous, alarmed, annoyed, provoked

Strong

disgusted, resentful, pait (bitter), detested, fed-up, frustrated, sad, depressed, sick, dissatisfied, fatigued, worn-out, useless, weak, hopeless, forlorn, ditolak (rejected), bersalah (guilty), embarrassed, inhibited, bewildered, ditakut-takuti (frightened), anxious, dismayed, apprehensive, disturbed, antagonistic, vengeful, indignant, marah (mad), torn

Intense

hate, unloved, abhor, despised, angry, hurt, miserable, pain, lonely, cynical, worthless, impotent, futile, accursed, abandoned, estranged, degraded, humiliated, shocked, panicky, trapped, horrified, afraid, scared, terrified, threatened, infuriated, furious, exhausted

 Hasil dari bentuk komunikasi  perasaan  buruk:

 Perasaan kecewa artinya Anda mengafirmasi keguguran energy, seperti halnya daun yang tiba-tiba gugur karena terkena jamurJuga, bagian-bagian bunga yang terkena penyakit sengaja digugurkan dan dibuang oleh tumbuhan. Hal ini sengaja dilakukan untuk mencegah penjalaran penyakit.

Perasaan gelisah artinya Anda mengafirmasi gempa, guncangan energy, seperti halnya gempa bumi yang mengakibatkan kerusakan parah pada episentrumnya.

Perasaan marah artinya Anda sedang mengafirmasi aliran api seperti lahar yang membakar orang lain dan diri sendiri.

Perasaan iri mengafirmasi duri-duriuntuk menusuk Anda, bila tusukannya dalam akan menimbulkan luka dan nanah

Perasaan sombong mengafirmasi tutup pintu angin segar, sehingga udara didalamnya menjadi sumpek

Perasaan menyalahkan menagfirmasi tempatkan aku di waktu, situasi dan tempat yang salah

Perasaan ragu-ragu mengafirmasi penghentian putaran energy, dimensi waktu, jangan kirimi aku apapun selama aku masih menganalisa

Perasaan-perasaan buruk ini akan mengafirmasi otak untuk berfikir menyalahkan, melarikan diri dari masalah, egois, membuat rencana-rencana buruk, mengeluh, menghakimi, selingkuh, melakukan kecurangan dan lain sebagainya.

Bagaimana cara cerdas merespon perasaan buruk?

 Pertama, syukuri dulu rasa kecewa itu sebagai rasa yang wajar, bersyukurlah bahwa Anda punya perasaan yang masih dapat bekerja normal. Bukankah setiap yang bisa merasa bahagia dia bisa juga merasakan kekecewaan? Ucapkan, ‘terima kasih Tuhan, kali ini aku sedang merasakan kekecewaan’.

 Kedua, niatkan/pikirkan untuk mengubah perasaan kecewa menjadi bahagia dengan mengatakan, ‘aku bahagia dan berterima kasih atas pelajaran yang diberikan Tuhan ini, aku punya kesempatan untuk belajar merubah kekecewaan menjadi kebahagiaan’. Ini berarti setelah Anda diberi alat (perasaan), Anda juga diberi kesempatan untuk mempelajari know-hownya alat Anda ini.

Ketiga, ciptakan kodisi perasaan yang tenang, relax dan nyaman dengan mengatakan, ‘aku bahagia’ atau ‘aku tenang setenang air sungai’, atau kalimat penenangan lain yang lebih Anda sukai. Lakukan berulang-ulang hingga perasaan kecewa itu berangsung-angsur hilang.

Tips Saat Ragu-Ragu 

Tips 1  : Untuk mengubah perasaan buruk, pertama syukurilah bahwa Anda masih memiliki perasaan ragu-ragu. Ragu-ragu juga berguna bagi Anda untuk menganalisa ulang hal-hal yang ingin Anda kerjakan. Niatkan untuk mengubahnya menjadi perasaan yakin dengan membayangkan kebaikan yang akan Anda peroleh dengan perubahan ini. Lakukan tindakan yang berhubungan, walaupun sedikit, untuk mendapatkan ‘feel’ yakin.

Tips 2  : Jangan pernah menjadikan perasaan buruk sebagai pemimpin Anda, artinya, saat Anda sedang mengalami perasaan buruk, segera kosongkan pikiran, diam, tidak mengatakan atau memutuskan apapun. Perasaan buruk akan membuat jantung berdetak tidak teratur dan menyebabkan otak Anda berfikir cepat kea rah yang lebih buruk

  1. Perasaan Baik

Intense

loved, adored, idolized, alive, wanted, lustful, worthy, pity, respected, empathy, awed, enthusiastic, zealous, courageous

Strong

enchanted, ardor, infatuated, tender, vibrant, independent, capable, happy , proud, gratified, worthy, sympathetic, important, concerned, appreciated, consoled, delighted, eager, optimistic, joyful, courage, hopeful, valiant, brave, brilliant

Moderate

liked, cared for, esteemed, affectionate, fond, excited, patient, strong, gay, inspired, anticipating, amused, yearning, popular, peaceful, appealing, determined, pleased, excited, jolly, relieved, glad, adventurous, peaceful, intelligent

Mild

friendly, regarded, benevolent, wide awake, at-ease, relaxed, comfortable, content, keen, amazed, alert, sure, attractive, approved, untroubled, graceful, turned on, warm, amused, daring, comfortable, smart, interested

Hasil dari bentuk komunikasi  perasaan  baik:

Inilah kondisi perasaan dimana mampu membuat maghnet kebaikan seseorang menjadi sangat kuat.

Apa gunanya maghnet kebaikan?

Untuk membuat doa-doa Anda terkabul. Bukankah setiap saat Anda berdoa untuk kebaikan? Anda memerlukan maghnet kebaikan untuk mengundang keajaiban-keajaiban dalam hidup. Kebaikan bisa berupa keberuntungan, rejeki, uang, pertolongan, kemudahan dalam menginginkan sesuatu juga bahkan membuka relasi-relasi baik yang Anda inginkan. Semakin baik perasaan Anda, daya pancar maghnet Anda menjdai semakin kuat memanggil hal-hal baik datang pada Anda.

Jadi, untuk membuat doa kebaikan Anda terkabul Anda harus sudah memilki maghnet kebaikan yang sudah ada dalam diri Anda. Bagaimana mungkin Anda menarik kebaikan bila maghnet pemanggilnya tidak ada? Anda harus baik terlebih dulu, baru bisa menarik kebaikan. Inilah alasan mengapa doa Anda belum kunjung dipenuhi oleh Tuhan. Semua penyebabnya adalah Anda dan penyebab paling utama adalah yang ada di dalam hati Anda, perasaan Anda.

Perasaan bisa digambarkan sebagai bahasa komunikasi makhluk dengan Tuhan dalam bentuk Morse.

Morse Perasaan           :

Perasaan bahagia mengafirmasi rasa syukur dan membuka pintu-pintu keberhasilan lebih lebar di masa datang.

Perasaan damai mengafirmasi kecukupan akan usaha diri sendiri dalam merespon tanggung jawab yang telah diselesaikan, hal ini membuka diri untuk tanggung jawab yang lebih besar.

 Perasaaan rendah hati mengafirmasi kemandirian dan kepuasan akan kapabilitas diri, hal ini membuka pintu ilmu, pengetahuan dan kekuatan yang lebih tinggi.

 Perasaan cinta kasih mengafirmasi keseluruhan perasaan baik setelah menyelesaikan tanggung jawabnya, hal ini membuka keberlimpahan tak terhingga yang sewaktu-waktu menyebabkan seseorang mendapatkan keajaiban yang telah diimpikan.

Perasaan baik dapat berupa rasa bersyukur, sayang, cinta, senang, bahagia, damai, tenang, kagum, enteng, …..

Mengapa Anda harus melatih respon yang muncul dari suatu perasaan?

Karena tugas perasan adalah memimpin Anda, maka sudah kewajiban Anda untuk meng-educated perasaan Anda. Arahkan selalu perasaan Anda untuk selalu menjadi maghnet kebaikan yang kuat.

Perasaan yang Anda miliki harus selalu Anda latih untuk selalu dalam kondisi baik, nyaman, senang, bahagia, damai tanpa tergantung dengan situasi apapun, tidak tergantung dengan orang lain

Apakah perasaan baik bisa muncul begitu saja?

Perangkat Perasaan baik sama dengan perangkat perasaan buruk dalam hal seberapa sering dia bisa muncul dalam hidup sehari-hari. Semakin sering Anda melatih perasaan baik Anda, semakin mudah dia muncul dalam menghadapi berbagai situasi. Seseorang yang terbiasa ‘berprasangka baik’ akan mudah secara otomatis memandang hikmah positif setiap kejadian.

Saat Anda macet di jalan maka yang muncul biasanya adalah kekesalan tetapi bias juga Anda memilih untuk mendengarkan music untuk memanggil perasaan baik atau memikirkan sesuatu yang menyenangkan sehingga perasaannya berubah.

 Saat pasangan Anda mulai menjengkelkan, latihlah perasaan menjengkelkan ini menjadi perasaan baik. Anda ucapkan terima kasih bahwa Anda memiliki rasa jengkel dan diberi kesempatan oleh Tuhan untuk melatih otot sabar, diberi kesempatan Tuhan untuk lebih meningkatkan kemampuan berkomunikasi  dengan pasangan (mempelajari cara-cara mengungkapkan perasaan dan pelajari tentang karakter manusia), bukan malah sebaliknya menjadi ajang ‘main badminton’ saling menyalahkan dan berbalas pantun.

 Keahlian mengolah perasaan seperti halnya keahlian seorang koki. Koki yang sangat ahli tidak pernah mempermasalahkan bahan atau bumbu yang akan digunakan, apapun bahan dan bumbunya rasanya tetap enak. Seorang ahli pengolah perasaan mampu menghadirkan perasaan baik apapun situasinya.

 Sehingga munculah pepatah, ‘If U wanna happy, be happy, now!’ Semakin ahli Anda mengolah perasaan tidak akan ada lagi istilah ‘masalah berat, situasi rumit, tak ada jalan keluar, istri yang menjengkelkan, kondisi bangkrut’ apapun yang sedang Anda hadapi Anda tetap rasakan sebagai hal yang baik, menyenangkan dengan perasaan baik pula.

Apakah kedengarannya gila? Mustahil? Bila jawabannya ya, sekarang Anda harus makin sadar kenapa doa Anda belum kunjung terkabul, karena maghnet penarik kebaikan tidak ada dalam diri Anda.

Bukankah untuk dikabulkan sukses Anda harus menjadi ‘out of the box’? Menjadi bahagia disaat kondisi tak mudah adalah salah satu cara untuk out of the box!

Hukum alam mensyaratkan Anda untuk melakukan kebaikan terlebih dahulu baru bisa menarik kebaikan yang lain. Semakin besar kebaikan yang ingin Anda tarik semakin besar maghnet kebaikan yang harus Anda miliki.

Dibawah ini beberapa teknik dari sekian banyak teknik untuk mengungkapkan perasaan sehingga mampu melepaskan energy negative dengan meminimalkan penyebaran keburukannya.

Melatih Mengekspresikan Perasaan

Tips     :

v v  Cobalah untuk mengerti lebih spesifik tentang perasaan Anda. Secara konsisten gunakanlah hanya satu atau dua kata untuk menyatakan perasaan Anda, seperti ketika tidak enak atau kecewa, terlalu umum. Jenis tidak enak atau kecewa yang bagaimana? ( sakit hati/irritated, marah, khawatir, takut, sedih, sepi, dll)
v v  Ilustrasikan secara spesifik tingkat perasaan dan Anda akan berpikir untuk memperkecil kesempatan utk tidak mengerti. Sebagai contoh, beberapa orang akan berpikir ketika berkata Saya Marah yang berarti Anda benar-benar marah ketika Anda mengartikan sebuah “little irritated”
v v  Ketika mengekspresikan kemarahan atau irritation, pertama deskripsikan secara spesifik kebiasaan yang Anda tidak suka, lalu baru atur perasaan. Hal ini akan membantu unutk menjaga orang lain untuk menjadi tidak segera menutup diri atau terintimidasi ketika mereka mendengar pertama kali “Saya marah denganmu” dan mereka tidak akan kehilangan pesan ini.
v v  Jika Anda sudah mencampuradukkan perasaan, katakanlah begitu dan mengekspresikan setiap perasaan dan menjelaskan apakah tujuan dari setiap perasaan.Sebagai contoh, ‘Saya telah mencampuradukkan perasaan tentang apa yang telah kamu lakukan’. ‘Saya gembira dan berterimakasih bahwa Kamu sudah membantu saya, tetapi saya tidak suka komentar mengenai kebodohan, Hal ini sangat tidak respek dan tidak penting dan Saya menemukannya sebagai irritating’.

Teknik untuk Menyatakan Perasaan

Dua hal berikut – Saya merasakan pernyataan dan Saya membuat pesan akan membantu anda :

v v  Menyatakan perasaan secara produktif
v v  Berkonfrontasi penuh respek tehadap seseorang ketika Anda merasa terganggu oleh kebiasaan seseorang
v v  Menyatakan perasaan yang sulit tanpa menyerang perasaan yang paling dalam dari harga diri seseorang
v v  Jelaskan bagi anda dan orang lain tepatnya tentang apa yang Anda rasakan.
v v  Menjaga perasaan dari masalah yang elebih besar lagi.
v v  Mngkomunikasikan perasaan yang sulit dengan cara yang enak dan membuat seminimal mungkin orang lain menjadi defensive dan meningkatkan ketertarikan orang lain untuk mendengarkan/memperhatikan Anda.

Metode  mana yang Anda gunakan untuk mengungkapkan perasaan tergantung pada tujuan Anda, tingkat kepentingan atau kesulitan perasaan dan situasi Anda.

  1. Ungkapkan Perasaan, digunakan dalam situasi yang jelas dan sederhana, saat Anda ingin mengungkapkan kondisi diri dan menghindarkan menyerang atau menyakiti harga diri seseorang.

Pernyataan ini diambil dari ‘Saat kamu melakukan itu aku merasa begini. ‘Melakukan itu’ berarti tingkah laku orang lain dan ‘begini’ berarti perasaan Anda.

            Aku kecewa, saat kamu lupakan hari ulang tahun kita

  1. I messages digunakan pada situasi yang lebih rumit, untuk menjelaskan apa yang Anda rasakan dan orang lain saat :

a)Anda memiliki perasaan buruk

b)Anda berkonfrontasi dengan seseorang dan ingin orang lain merubah tingkah lakunya

Fokuskan hanya pada diri Anda dan pesan-pesan tentang diri Anda

Berlawanan dengan bila kita berfokus pada kekurangan orang lain. Ambillah tanggung jawab pada diri Anda, focus pada perasaan Anda daripada menuduh orang lain yang malah membuat perasaan Anda tak karuan.

Fokus pada perasaan orang lain  malah tidak mengkomunikasikan perasaan Anda tetapi  malah mengkomunikasikan apa yang diyakini orang lain. Bedanya adalah focus pada diri sendiri berarti ‘Saya punya masalah’ dan focus pada orang lain berarti ‘Kamu punya masalah’.

Ungkapkan tingkah laku orang lain yang Anda tidak sukai dengan obyektif, tanpa bersikap menyalahkan dan menuduh.

Ungkapkan perasaan Anda sehingga akan mengurangi berkembangnya perasaan buruk.

Ungkapkan apa yang Anda lebih sukai dari orang lain untuk dilakukan.

Chapter 5: Perasaan

Permasalahan orang lain dapat menjadi pelajaran yang baik bagi Anda saat Anda memutuskan untuk tidakmencari sumber kesalahan itu sendiri.

Dear BeningLara,

Saya punya seorang Boss yang sangat pemarah dan bila marah roman mukanya menjadi tak menyenangkan dan mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan. Suasana kantor kami sering menjadi tak nyaman dan target-target malah menjadi tekanan yang tidak sehat. Saya menyukai pekerjaan saya tetapi benci bila Boss saya ini berada di kantor. Pernah dalam suatu kesempatan, salah seorang rekan kami terkena marah hingga menangis dan membuat kami semakin benci padanya. Tidak seharusnya seorang pemimpin membuat anak buahnya menjadi bulan-bulanan di depan banyak orang, alangkah tidak bijaksananya. Saya telah bekerja bersamanya lebih dari 3 tahun dan mungkin masih akan lebih lama lagi. Saya sering berdikusi dengannya dan bila dia tidak berkenan, nada suaranya yang melengking ini membuat saya malu pada rekan lain. Saya memutuskan untuk menemui Anda setelah pertengkaran sengit saya dengan boss saya tak terhindarkan lagi. Saya ingin keluar dari pekerjaan dan tak ingin menghadapi boss yang begitu kekanak-kanakan. Sebenarnya saya terkejut ketika Anda meminta saya tetap bertahan dan menghadapi boss yang pemarah dengan teknik mengolah perasaan. Pertama Anda meminta saya melihat boss saya dengan cara berpikir yang berbeda dan lebih positif, yaitu Anda meminta saya lebih dewasa secara personality dibandingkan boss saya. Inde Anda unik tetapi cukup menantang. Lalu Anda mengajarkan pada saya bagaimana membuang perasaan benci dalam dada saya dengan cara yang efektif. Saya mulai berpikir, saya lebih dewasa dan lebih mampu mengolah perasaan disbanding boss saya walapun di kantor dialah pemimimpin saya. Anda katakana bahwa boss juga manusia yang bias saja memiliki keterbatasan, dan saya harus lebih dewasa dalam hal ini karena ini berarti saya juga melatih diri saya untuk menjadi pemimpin. Saya tak lagi meneruskan energi amarah saya akibat boss saya yang pemarah yang dulu sering membuat saya gelisah sepanjang hari. Saya memilih untuk mengolah kemarahan menjadi komunikasi yang rendah hati. Ajaib, beberapa bulan kemudian, saya memperoleh reward dengan pencapaian target tertinggi dan boss saya menyalami saya dengan wajah bahagia. Itula kali pertama saya melihat seseorang yang pemarah menjadi bahagia. Saya tak lagi terpengaruh dengan kemarahan siapapun dan lebih focus pada diri saya sendiri.

Perasaan adalah alat komunikasi

Perasaan atau sering disebut dengan hati adalah alat komunikasi utama Tuhan dengan setiap makhluk hidup  dan memiliki mekanisme kerja yang sangat  mendasar seperti sebuah perangkat komunikasi, dengan kode-kode yang berupa rasa dan mempunyai daya tarik (maghnet) yang luar biasa kuat terhadap kejadian alam semesta. melalui perasaan Tuhan mengirimkan informasi tentang apa yang harus Anda kerjakan dan apa yang akan Anda terima. Juga Anda mengirimkan informasi tentang apa yang sangat Anda kehendaki melalui apa yang Anda rasakan.

Alam semesta tidak ‘berbicara’ kepada Anda secara verbal melainkan dengan bahasa-bahasa yang berupa getara-getaran. Hati Anda akan mengeluarkan getaran yang berbeda-beda sebagai akibat yang timbul dari perasaan Anda. Itula mengapa Anda perlu mejaga apa-apa yang Anda rasakan sebelum mengirimkan getaran rasa itu kepada alam semesta, karena alam semesta akan merespon sekecil apapun sinyal perasaan Anda. Jagalah hati Anda dari segala macam ketidaknyaman, karena baik perasaan ataupun pikiran berarti perintah Anda kepada lingkungan dan alam Anda denga jarak dan waktu yang tak terhitung.

Getaran perasaan Anda dapat terkirim sedemikian jauh tanpa terhalang oleh tembok baja sekalipun. Inilah sinyal pengantar gelombang terampuh yang tak dapat ditandingi manusia dengan alat apapun.

Bedanya Perasaan dan Pikiran

Perasaan lebih ke ‘saya marah’, ‘saya senang’, ‘saya cinta’ dan bukan pada ‘saya merasa marah’, ‘saya merasa senang’, ‘saya merasa cinta’; yang mengunakan ‘merasa’ itu artinya Anda sedang meyakinkan diri (afirmasi antara pikiran dan perasaan) bukan murni hasil kerja perasaan. ‘Saya marah’ artinyaAnda sudah dan sedang marah namun ‘saya merasa marah’ artinya kemarahan itu belum atau sudah atau bahkan sedang Anda pertimbangkan untuk marah dan belum benar-benar marah.

Pada dasarnya perasaan dan pemikiran adalah suatu hal yg berbeda, tetapi dapat berarti suatu hal yang sama dan memiliki perbedaan. Kedua hal tsb layaknya sisi muka dan belakang sebuah koin. Anda bereaksi atas suatu kejadian dengan menggunakan perasaan dan pemikiran. Perasaan adalah emosi dan sensasi dan kedua hal ini berbeda dgn pemikiran atau juga kepercayaan.

Getaran pikiran muncul dari otak dan getaran perasaan muncul dari dalam hati atau di sekitar dada. Pikiran dan hati yang selaras akan bersifat saling memperkuat getaran. Pikiran dan hati yang tidak sejalan tentu menghasilkan sinyal-sinyal yang lemah karena saling melemahkan.

Sifat hasil pikiran biasanya berupa alternatif-alternatif yang memiliki banyak percabangan, sedangkan sifat hasil perasaan berupa pilihan ya atau tidak. Kemampuan pikiran dalam membentuk percabangan sangatlah cepat dan terkadang menjadi lebih cepat dari apa-apa tindakan kita. Inilah yang menimbulkan tekanan dan menimbulkan depresi, karena pikiran yang tidak diiringi tindakan akan menimbulkan analisa baru yang imaginer.

Perasaan Adalah Perangkat Komunikasi

Tuhan telah mengajarkan cara-cara komunikasi pada Anda dengan memberi Anda perasaan. Bisikan hati adalah bentuk komunikasi Tuhan pada makhluknya. Apapun ‘rasanya’ perasaan Anda, itu adalah alat Anda untuk menentukan sikap dan tindakan apa yang akan Anda ambil.

Bisikan hati bisa pula berasal dari pikiran. Pikiran dengan cara kerjanya yang menganalisa akan mengirimkan hasil analisanya pada lapisan hati luar dan Anda tangkap sebagai sinyal perasaan. Bila Anda ‘merasa’ marah maka itu adalah perintah pikiran untuk menolak sesuatu yang tidak sesuai dengan hasil kerja analisa pikiran.

Menjaga hati bias dilakukan dengan membersihkan hati dari hasil kerja pikiran negative yang dapat menutupi lapisan hati. Perasaan sering diumpamakan seperti lapisan-lapisan kain bisa halus bisa kasar, atau seperti pisau yang bisa tajam bisa tumpul, atau seperti alat penangkap sinyal bisa kuat dan bisa melemah. Perasaan merupakan pintu gerbang menuju nurani (qolbu). Perasaan yang baik akan menuntun Anda pada nurani yang luas dan dalam.

Selama ini Anda menganggap bahwa perasaan adalah sesuatu yang tak bisa diubah, harga mati yang harus Anda terima. Bila Anda kecewa maka bisikan-bisikan hati Anda bisa berupa hal-hal yang kurang menyenangkan.

Layaknya perangkat bila perasaan sering digunakan, diasah, dirawat maka akan semakin tajam. Beda antara perasaan dengan perangkat buatan manusia adalah perasaan merupakan perangkat dari Tuhan yang luar biasa canggih, flexible, lentur, bersifat mendorong dan menarik yang berdaya kuat dengan kemampuan yang luar biasa tiada banding.

Alat Komunikasi Paling Bening : Perasaan Bayi

Mari Anda amati seorang bayi yang baru dilahirkan, seorag bayi kecil yang tidak nyaman akan menangis, bila dia membutuhkan cairan bayi akan ‘haus’ (=ingin minum). Perasaan inilah yang mendorong seorang bayi mencari pertolongan dengan menangis.

‘Haus’ berarti perasaan mengirim pesan pada alam semesta bahwa ada seseorang yang kekurangan cairan dan info untuk mengirim cairan,‘Lapar’ perasaan mengirim pesan pada alam semesta untuk mengirim makanan.

Dan perasaan bayi adalah antenna yang sangat kuat, jernih, bening dan menyatu dengan alam semesta.

Jadi bila ingin keinginan Anda tercapai lakukan seperti yang bayi lakukan, beningkan sinyal Anda, lalu ‘rasakan sensasi keajaiban’ dan lakukan afirmasi yang paling penting yaitu action (bayi take action dengan menangis sekuat tenaga).

Its so simple.

Menggali Kreativitas pun Bisa Dilakukan Melalui Meditasi

Sumber: detikHealth

Jakarta, Meditasi merupakan praktik relaksasi yang melibatkan pelepasan pikiran dari semua hal yang membebani maupun mencemaskan dalam hidup sehari-hari. Dari meditasi bahkan kreativitas bisa tergali.

“Mindfullnes meditation bisa menjaga fokus, pump up creativity. Karena disadari atau tidak, ada area imajinasi yang tidak bisa diimplementasikan,” jelas spiritual entertainer, Bening Lara, saat memberikan latihan meditasi di kantor detikcom, Jl Warung Jati Barat Raya, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, dan ditulis pada Jumat (22/3/2013).

Dijelaskan Bening Lara, saat meditasi seseorang berada dalam kondisi alfa dan teta. Sedangkan dalam situasi biasa, seseorang berada dalam kondisi beta. Untuk masuk ke alfa dan teta dari kondisi beta perlu pengaturan nafas dan relaksasi pikiran.

“Ide di kondisi beta dan teta itu yang dipancing sehingga menjadi lebih kreatif,” terang Bening Lara yang sudah mulai bermeditasi sejak usia 7 tahun ini.

Ketika ide dari situasi beta tidak bisa diwujudkan, maka imajinasi dari area alfa dan teta yang dikeluarkan untuk diimplementasikan. “Dengan meditasi bisa menghilangkan kemarahan, temperamen buruk, dan ragu-ragu,” ucapnya.

Menurut Bening Lara, meditasi itu sebenarnya adalah kondisi yang dikenal umum dengan khusyuk. Tak perlu tempat khusus, meditasi bisa dilakukan di mana saja.

“Meditasi bisa sambil duduk di kursi, sedang berada di kantor, di mana pun. Tidak perlu berada di tempat khusus yang sepi,” sambungnya.

Bening Lara berpendapat diri sendirilah yang harus menyesuaikan dengan kondisi sekitar, dan bukan kondisi sekitar yang harus menyesuaikan dengan diri sendiri. Pada saat seperti itu, diri sendiri akan menjadi lebih independen untuk bertindak dan berpikir.

Raih Hidup Yang Lebih Bahagia Dengan Meditasi Bersama BeningLara

Sumber: Vemale.com

Demi menghadapi kesibukan yang memekakkan dalam kehidupan metropolitan ini, kesadaran adalah faktor penting yang harus dimiliki untuk tetap fokus dan waras.

Namun, bagaimanakah cara agar bisa mencapai tahap kesadaran itu? Meditasi adalah salah satu jalan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih tenang dan seimbang.

Bila dilakukan dengan benar, meditasi terbukti dapat menaikkan IQ, mengurangi stres dan meningkatkan level pembelajaran. Namun, bila teknik yang digunakan salah akan justru berakibat sebaliknya. Oleh karena itu, bagi Anda yang masih pemula, dibutuhkan jasa seorang spiritual coach yang dapat membimbing Anda. BeningLara adalah salah satunya,.

Wanita yang berusia 38 tahun ini menyebut dirinya sebagai spiritual entertainer. Selama proses meditasi, ia akan menjamu tamu spiritualnya untuk bersama-sama melakukanMirroring & Reflecting The Law of Universe. Latihan ini dilakukan untuk memperluas perspektif terhadap alam semesta.

Ditemui di AXA Tower, BeningLara yang telah malang melintang sebagai meditator selama 15 tahun ini mengajak para wanita di tim Vemale.com dan Kapanlagi.com untuk mencoba dan mempraktekkan meditasi yang baik dan benar.

Meditasi BeningLara Bersama Tim Vemale.com & Kapanlagi.com

Sesi meditasi kami dimulai dengan latihan pernapasan atau yang disebut juga dengan Tazkiyah Nafas. Kami diminta untuk memejamkan mata, menarik dan mengeluarkan nafas dengan panjang dan perlahan. Kedengarannya mudah memang, toh setiap saat kita selalu bernafas kan? Tapi ‘benar-benar bernafas’ seperti yang dipraktekkan dalam meditasi ini bukanlah hal mudah, dibutuhkan ketenangan pikiran dan konsentrasi dalam setiap tarikan nafas.

Setelah energi tubuh, pikiran, hati dan jiwa bersih dengan latihan pernapasan, saatnya masuk ke sesi meditasi selanjutnya. Di sesi Mindfullness Meditation, kami dibimbing untuk menghadirkan diri secara penuh, mencintainya, mengasihinya, dan berdamai dengan diri Anda di masa lalu tanpa penghakiman, tanpa pamrih, dan tanpa kekhawatiran akan masa depan. “No more galau!” seperti yang diucapkan oleh BeningLara.

“Lebih tenang rasanya, dan pikiran pun lebih bersih. Kalau begini, mau ngelakuin apapun juga jadi lebih enak,” ujar Windy, salah satu tim marcomm dari Kapanlagi.com.

So Ladies, yuk mulai ritual meditasimu dari sekarang!